HOME

Cara Menghilangkan Jerawat Di Wajah

Posted at Juni 26th, 2019
Cara Menghilangkan Jerawat Di Wajah

Cerita fiksi ini menghadirkan suguhan tentang Cara Menghilang Jerawat Di Wajah. Memang, cerita fiksi di blog ini agak terasa aneh yakni menghadirkan tips dalam bentuk cerita atau menghadirkan cerita berisi tips. Kali ini, cerita menghadirkan tips cara menghilangkan jerawat di wajah. Hal ini sudah sesuai dengan cerita fiksi sebelumnya yang menghadirkan cerita dengan isi tips sehingga bisa mendapatkan manfaat yang nyata dalam membaca cerita fiksi. Di dalam cerita ini, tentunya, menceritakan seorang sosok remaja cewek yang mengalami masalah jerawat. Berikut cerita fiksi yang membahas masalah cara menghilangkan jerawat di wajah.

***

Alarm ponsel berbunyi, tangan Shinta menggerayangi sekeliling tempat tidur mencari ponsel. Saking gregetan tidak ketemu-ketemu, ia terpaksa mengucek mata yang masih susah diajak melek. Hingga kemudian tidak sengaja menyenggol benjolan besar pada wajah.

“Aduh,” rintihnya sambil pelan-pelan mengelus benjolan.

Semakin lama ia mengelus, ia semakin merasa jika benjolan pada wajah terasa keras. Tekstur benjolan berbeda dengan jerawat yang menyerang wajah beberapa waktu lalu. Ia lalu mengambil cermin kecil dari sebelah bantal. Setelah cermin di tangan, ia justru ragu untuk lihat kondisi wajah. Ia takut benjolan pada wajah adalah jerawat batu seperti yang pernah mengenai temannya. Jerawat batu kata orang-orang agak lama hilangnya dan susah sedangkan jerawat biasa pada wajah baru saja kering.

Ia masih ingat bagaimana perjuangan membersihkan jerawat-jerawat. Semua cara yang disarankan teman-teman dilakukan. Ketika A menggunakan cara ini, itu, ia pun melakukan. Tetapi ketika cara A gagal, ia ganti mengikuti cara B sampai semua cara yang dilakukan tidak membuahkan hasil.

Ia buru-buru menutup jerawat batu saat mendengarkan ketukan pintu kamar. Setelah mempersilahkan masuk, ia pun sengaja mengambil pakaian di lemari sehingga posisinya dapat membelakangi kedua temannya. Ia sama sekali tidak mau mereka melihat jerawat batu yang semakin terasa gatal. Dari delapan anak penghuni kos, hanya ia yang sering terkena serangan jerawat. Mungkin ini akibat jenis kulit wajah yang berminyak.

Seorang teman kemudian menepuk bahu Shinta. Ia merajuk, merintih kesakitan akibat jerawat batu pada wajah tersenggol telapak tangan yang menutupi.

“Kamu kenapa, Shin?” tanya teman yang mengagetkan tadi.

Shinta tidak menjawab. Ia menundukkan wajah meninggalkan temannya itu. Walau ia diam, kedua temannya kemudian tertawa. Mereka yakin kalau yang ditutupinya adalah jerawat. Melihat teman-temannya tertawa, ia memberanikan diri memperlihatkan jerawat batu kepada mereka.

“Astaga. Jerawat batu?” tanya seorang teman menghampirinya yang lantas menatapnya dengan tidak berkedip.

“Besar sekali,” komentar salah seorang teman lainnya lagi.

Mendengar komentar teman-temannya, ia kembali menutup jerawat batu di wajah. Ia malu karena wajahnya terlalu sering jerawatan. Saking seringnya, ia merasa menjadi korban iklan produk pembersih wajah yang kini banyak beraneka macam merk baru.

Teman-teman Shinta tidak tinggal diam. Mereka kompak mengeluarkan ponsel masing-masing dari saku. Mereka ingin mencari cara menghilangkan jerawat. Mereka ingin membantu menghilangkan jerawat batu pada wajah Shinta.

Setelah masing-masing mendapatkan cara menghilangkan jerawat, satu persatu lantas membacakannya kepada Shinta. Ada cara menghilangkan jerawat dengan bahan-bahan alami, ada pula cara menghilangkan jerawat dengan obat oles.

Ia menolak semua cara dari temannya. Ia tidak yakin kalau semua cara menghilangkan jerawat itu dapat berhasil membersihkannya dari wajah. Kalau menggunakan bahan alami efek yang ditimbulkan pasti lama sedangkan obat oles belum tentu dapat menghilangkan jerawat batu di wajah.

Shinta kemudian mencari artikel sendiri yang memuat menghilangkan jerawat. Meski wajah sering diserang jerawat, ia belum pernah menggunakan cara menghilangkan jerawat dari referensi internet. Yang sering dilakukan adalah langsung membeli produk hasil melihat iklan di televisi.

“Ya, udah deh. Pakai cara ini.” Shinta menunjukkan artikel menghilangkan jerawat ke teman-temannya.

“Mending pakai madu. Di sini jarang ada yang punya tanaman lidah buaya,” sanggah salah satu teman.

“Pakai putih telur. Kamu tinggal ke warung,” saran teman yang lain.

Ia mengerang lantaran bingung harus menggunakan cara yang mana. Ia hanya ingin menggunakan cara menghilangkan jerawat yang ampuh dan bila perlu cepat. Jerawat batu yang dirasa terasa berbeda dengan jerawat-jerawat biasa yang muncul. Ketika menundukkan wajah, pipi terasa pegal dan berat.

“Ya, udahlah. Beli obat jerawat kayak biasa aja,” ujar Shinta kemudian.

“Dari pada beli obat jerawat lebih baik pakai putih telur. Asal kamu rajin pasti dapat menghilangkan jerawat,” saran temannya.

Berhubung harus berangkat kuliah, mereka kemudian membubarkan diri. Sepanjang jalan menuju kampus, ia terpaksa menutup jerawat batu di wajah. Ia malu memperlihatkan wajah yang ditumbuhi benjolan, benjolan seperti bisul.

Sesampainya di kampus, ia sengaja memperlambat jalan. Selain menutup jerawat, ia juga menundukkan wajah. Ia masih memikirkan cara menghilangkan jerawat. Ia ingin cara super cepat menghilangkan jerawat batu.

Tiba-tiba saja ia ingin membolos kuliah. Ia malu teman-teman sekelas melihat jerawat batu di wajahnya. Ia ingat waktu ada temannya mengalami apa yang saat ini menimpanya, beberapa teman mentertawakan. Bukannya mencarikan solusi bagaimana menghilangkan jerawat batu, tetapi justru mengolok.

Setelah berhasil membolos, ia langsung pulang. Sesampainya di kos, ia pergi ke warung sebelah membeli telur. Ia akan menggunakan salah satu cara menghilangkan jerawat yang di dapatkan dari artikel. Walau katanya susah hilang, tetapi ia ingin mencoba salah satu cara dari banyaknya cara menghilangkan jerawat.

Sebelum menyiapkan bahan, ia lebih dahulu membersihkan riasan wajah. Ia kemudian pergi ke dapur untuk membuat ramuan jerawat batu dari bahan dasar putih telur.

Pertama-pertama yang ia lakukan memisahkan putih telurnya dari kuning, tetapi akibat ia tidak pernah melakukan itu, ia pun kesulitan memisahkan putih telur dari kuning telur. Pada percobaan pertama gagal, percobaan kedua lebih parah lagi kegagalannya hingga telur kelima yang adalah telur terakhir juga mengalami kegagalan.

Walau pun susah mengalami kegagalan lima kali, ia belum kapok melakukannya. Demi menghilangkan jerawat batu, ia rela membeli kembali telur. Kali ini sebelum beraksi, ia lebih dahulu melihat tutorial cara pisahkan putih telur dengan kuning telur melalui video internet.

Usai yakin mampu mempraktekkan, ia langsung mempraktekkan. Percobaan pertama sampai kedua gagal hingga pada percobaan ketiga ia dapat memisahkan putih telur dan kuning telur. Tahap selanjutnya, ia mengocok putih telur sampai akhirnya mengembang.

Ia tidak tahu berapa lama pemakaian. Tetapi ia akan menggunakan ramuan putih telur sesering mungkin atau minimal pagi, sore dan sebelum tidur. Kini ia mengoleskan putih telur itu pada jerawat batu. Sambil menunggu kurang lebih lima belas menit, ia memilih rebahan di tempat tidur sambil membaca artikel online lain yang berhubungan dengan cara menghilangkan jerawat.

Alarm yang disetel lima belas menit berbunyi. Ia bergegas membasuh wajah dengan air hangat. Memang belum tampak hasilnya karena baru satu kali pemakaian, tetapi ia akan rajin menggunakan cara ini demi menghilangkan jerawat batu di wajah. Cara alami ini pun bisa saja akan berefek lama lantaran dari bahan alami, tetapi setidaknya wajah dapat terhindar dari bahan kimia yang sering kali ada pada produk penghilang jerawat.

***

Ditulis oleh Nur Istiqomah

Apakah anda mendapatkan kepuasan dalam menikmati cerita fiksi soal Cara Menghilangkan Di Wajah? Tentunya, aku akan mengirimkan banyak cerita fiksi dan non fiksi lainnya di dalam blog ini dengan disertai manfaat yang akan didapatkan untuk pembaca.

Kategori: Buku Bercerita

No comment for Cara Menghilangkan Jerawat Di Wajah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post to Cara Menghilangkan Jerawat Di Wajah

Saranghaeyo, Mbak Cantik

Posted at Juli 7, 2019

Tiba-tiba saja sepeda motor yang di kendarai berhenti di ujung jalan. Meski telah di starter ulang, matik hitamnya tetapi tidak menyala. Berhubung hampir terlambat,... Read More

Cerpen “Clara”

Posted at Juli 6, 2019

Aku menghadirkan cerpen fiksi “Clara”. Entah, dalam cerpen fiksi ini, cerita tentang apa yang dihadirkan. Aku membaca seklias, cerpen fiksi ini berisikan seputar impian.... Read More

Persiapan Pernikahan Sederhana Tanpa Resepsi Untuk Dinda

Posted at Juli 1, 2019

Cerita fiksi Persiapan Pernikahan Sederhana Tanpa Resepsi Untuk Dinda melengkapi cerita fiksi sebelumnya, dalam arti masih berkaitan dengan tema cinta. Cerita fiksi dibuat setelah... Read More


error: Content is protected !!