HOME
Home » Buku Bercerita » Cerita Cinta Jarak Jauh Yang Menyakitkan, Oh Dinda

Cerita Cinta Jarak Jauh Yang Menyakitkan, Oh Dinda

Posted at September 20th, 2018 | Categorised in Buku Bercerita

Cerita Cinta Jarak Jauh Yang Menyakitkan

Cinta jarak jauh yang mungkin dirasa menyakitkan sudah aku hindari. Aku tidak sedang mendramatisir sebuah cerita cinta jarak jauh masa lalu karena cerita cerita diriku tidak ada yang menarik bila persoalan cinta. Kenyataanya, aku tidak menginginkan apa yang disebut cerita cinta jarak jauh. Walaupun tidak ada cerita menarik persoalan cinta jarak jauh yang pernah aku alami, faktanya, aku merasa tidak enak hati dan menyakitkan bila berurusan dengan cerita cinta jarak jauh. Bila sudah berkonflik pada kekasih yang ada di ujung sana, ibaranya, aku seperti balon terbang namun tiba-tiba dipatuk burung saat berada di ketinggian. Pikiran akan melayang-layang, hati pun ikut murung dan akhirnya terjatuh sakit. Masalah menyakitkan ini jauh lebih lebih besar dari jalinan cinta jarak dekat.

Sebenarnya, aku bukan tipe cowok yang mudah sakit hati dalam pecintaan. Buatku, cinta adalah kenikmatan sekalipun ada permasalan. Aku sering menikmati cinta pada seseorang tanpa perlu ada pengharapan. Perasaanku jauh lebih nikmat bila tanpa harapan. Kalaupun ada harapan, aku tidak memasukannya ke dalam hati. Bila terjalin hubungan, aku tidak serius menjadikan itu jalinan karena belum terikat ijab-kabul pernikahan. Tentunya, persoalan masalah menyakitkan tidak serius mempengaruhi hatiku sekalipun dalam menjalin cerita cinta jarak jauh. Hanya saja, kondisi fisikku belum siap bila berurusan dengan berbagai cerita cinta apalagi cerita cinta jarak jauh yang dirasa lebih menyakitkan.

Seperti yang sudah dikatakan, cinta jarak jauh memang menyakitkan. Ada banyak alasan mengapa cerita cinta jarak jauh lebih banyak menyakitkannya walaupun ada banyak orang yang memang siap menjalaninya. Salah satunya, kondisi fisik yang tidak berdaya bisa membuat cerita cinta jarak jauh bisa menyakitkan. Aku pernah mengalami hal ini walaupun akibat masalah kondisi fisik. Bila terjadi masalah, apalagi persoalan cerita cinta jarak jauh, aku bisa terjatuh lemas dan tidak enak hati.

“Banyak alasan cerita cinta jarak jauh lebih banyak menyakitkannya walaupun ada banyak yang siap menjalaninya”

Aku sedang membayangkan, andai Dinda Clara bertanya, “Kak Ubay, aku ingin bertanya, Kak Ubay emang ada rasa ya sama aku? Kok ampe care sama aku, baik dan mau berkorban waktu dan tenaganya untuk menuliskan cerita live streaming untuk blog ini?”

Aku akan menjawab, “Perasaanku padamu seperti yang sudah kamu liat.”

Setelah dijawab pertanyaan dari Dinda Clara, aku akan membiarkan ucapan itu menghilang begitu saja atau hanya menjadi cerita kenangan untuk Dinda Clara.

Sebenarnya, jawaban itu sudah diketahui Dinda Clara saat live Dinda Clara. Aku pun tidak menganggap penting persoalan Dinda Clara mengetahui atau tidak, mengerti atau tidak ucapan itu. Buatku, perasaan kasih-sayang pada sosok yang dianggap adik harus dihadirkan. Dari “keterpaksaan kasih”, ini bisa berbuah “ketulusan kasih” atau biasa disebut “sayang”. Apakah arti pengakuan bila tanpa lapisan perasaan kasih-sayang? Tetapi, aku berperasaan yang tulus dalam pengakuan ‘adik’ untuk Dinda Clara walaupun mungkin tidak terbalaskan pengakuan ini. Buatku, pembalasan tidak menjadi hal yang penting. Terpenting, sikap atau perbuatan atas perasaan positif harus hadir menjadi jawaban tersendiri, sekalipun ada pertanyaan atau tidak.

“Dari ‘keterpaksaan kasih’, ini bisa berbuah ‘ketulusan kasih’ atau biasa disebut ‘sayang'”

“Boleh gak bertanya?” pinta Dinda Clara secara tidak terduga.

“Boleh,” jawabku singkat.

“Tapi gak lah. Gak jadi tanya,” batal Dinda Clara bertanya.

“Emang mau nanya apa?” tanya baliku pada Dinda Clara yang sudah membatalkan niatnya.

“Iya, pengen tanya, tapi malas ngomongnya,” jawab Dinda Clara.

“Pasti soal perasaan,” dugaanku asal, biar ada sedikit kejutan.

“Wih perasaan. Bukan. Ada sih yang mau ditanyain tapi malas.”

“Perasaanku padamu seperti yang sudah kamu liat.”

“Wih, kapan aku melihat Kak Ubay?”

“Dilayarmu, kamu melihat.”

“Itu kan aku sendiri.”

“Iya, karena aku itu kamu.”

“Idih, apaan sih Kak Ubay? Kamu kok aku?”

“Habisnya udah ngizinin boleh bertanya, malah gak jadi. Kan jadi kezel.”

“Iya, sebenarnya aku ingin tanya, kalau aku gak live streaming lagi gimana?”

“Kangen. Dadaku menggebu-gebu ingin terbang.”

“Wih, ampe terbang gitu ya.”

“Ya emang gitu. Jauh dimata, deket bila terbang pakai pesawat.”

“Soalnya tuh, gimana gitu, ada rasa gak enak. Aku ngerepotin Mister X.”

“Dienakin aja,” kata Mister X.

“Santai, Mister X yang nanggung. Kalau kamu berhenti live streaming, proyekku bangkrut.”

“Semoga kita tetap setia menemani Clara,” kata Iwan.

“Aku jurnalis wan, jadi kepaksa setianya,” balasku untuk Iwan.

“Jadi kak Ubay kepaksa? Ya udah deh, aku berhenti live streaming.”

“Kepaksa pada jadwal aja, bukan kepaksa liat kamu.”

“Ya sama aja, sama-sama kepaksa liat aku.”

“Gak sama.”

Mungkin Dinda tidak belum tahu seputar kondisiku dahulu. Tetapi, lebih baik jangan sampai tahu mengenai kondisiku. Waktu mendekati lebaran, perasaanku tidak enak. Menjelang malam takbiran, aku sudah tidak bisa mengikuti live streaming Dinda Clara. Aku sudah merasakan ‘ketakutan’ berpisah dengan Dinda Clara. Padahal, kita tidak ada hubungan apa-apa. Ini seperti cerita cinta jarak jauh yang menyakitkan walaupun antara aku dan Dinda Clara tidak ada masalah cerita cinta yang dianggap “jarak jauh”. Tetapi, itulah kondisiku apalagi dihadapkan pada persoalan cinta jarak jauh. Tetapi, aku tidak mau Dinda Clara tahu. Kondisi tidak enak perasaan ini membuatku terpaksa berhenti live streaming sampai sebulan lamanya. Hanya inilah solusi mempersiapkan perpisahan.

“Kondisiku seperti mengalami cerita cinta jarak jauh yang menyakitkan walaupun tidak ada masalah cerita cinta yang dianggap ‘jarak jauh'”

“Dinda, aku berhenti dari live streaming nemenin Dinda dulu ya. Ada proyek bisnis dan lainya. Kapan-kapan balik lagi sekedar pelepas rindu. Makasih inspirasinya, moga novelnya jadi dengan apa adanya (gak semper full dengerin vidio, Cuma mengandalkan ingatan). Maaf pernah ngerepotin, gak perlu bales,” pesan perpisahanku.

Beginilah, kondisiku bila di bulan puasa. Hal ini bisa berdampak pada permasalahan perasaanku. Di samping karena kondisi perasaan yang khawatir berpisah, aku mengalami kondisi pelemahan fisik akibat puasa. Mungkin ini bagian dari gangguan jantung. Aku harus memulihkan dengan tidak melanjutkan live streaming menemani Dinda Clara. Lagi pula, ada beberapa proyek bisnis baru yang harus diselesaikan segera. Aku hanya memberi info seputar proyekku ke Dinda Clara.

“Begini amat ya. Apalagi aku membangun cerita cinta jarak jauh bersama orang yang ketemu saja belum. Menyakitkan!”

Malam pun berganti membangun cerita baru.

Saat menanti live streaming Dinda Clara, aku tidak menemukan tampilan foto profil live Dinda Clara. Padahal, ini sudah jam setengah sembilan malam. Mungkin, gara-gara aku minta izin tidak menemaninya sementara khawatir mati lampu lama, Dinda Clara ikut tidak live streaming.

Memang, setiap aku meminta izin tidak menemani Dinda Clara, Dinda Clara malah terkesan mengikutiku sehingga ia tidak live streaming.

“Udah nyala lampunya, malah Dinda gak live hi hi. Ya udah, istirahat aja kalau capek.”

Setelah mengirim pesan di aplikasi live streaming, Go Live, beberapa menit Dinda Clara mengirim story Instagram yang menggambarkan kalau dia sedang sibuk. Ia menampilkan gambar laptop dan kalimat yang menunjukkan bahwa dirinya sedang “off”.

“Pesanku langsung dibaca, Dinda? Padahal gak ada suara notifnya. Aneh. Berasa ada bisikan gaib, ha ha…”

Masalah cerita cinta jarak jauh yang menyakitkan sudah menjadi cerita umum. Banyak korban mengenai masalah cerita cinta jarak jauh ini. Tetapi, tidak mustahil juga, banyak orang menui keberhasilan sampai kepada pelaminan. Cinta jarak jauh hanya sebagai sebuah proses menuju ikatan resmi. Tetapi, sebagian besar pasangan suami-istri ada yang masih mengalami cerita cinta jarak jauh yang harus dipertanyakan kecintaannya.

“Cinta jarak jauh hanya sebagai sebuah proses menuju ikatan resmi”

Bisa dikatakan, cerita cinta jarak menyangkut masalah hubungan pacaran. Karena alasan untuk cerita pacaran alias untuk hubungan pacaran, aku tidak mau menjalankannya. Aku tidak suka pacaran seperti kebanyakan orang walaupun aku pernah menjalin ikatan pacaran. Apalagi, aktifitas pacaran jarak jauh dianggap tidak efektif bila ingin menghasilkan kepuasan-kepuasan cerita cinta semata. Lebih baik, aku menikmati cerita jarak jauh bersama Dinda Clara dan bersama yang lainnya, yang tidak ada unsur pacarannya.

“Pacaran itu bikin hati nyesek menyakitkan,” kataku pada Dinda Clara.

“Kata siapa? Enak kok pacaran,” bantah Dinda atas pernyataanku.

“Kata siapa enak? Kecuali pacaran setelah menikah.”

“Ya enak aja. Kalau mau jalan, ada yang nganterin. Kalau mau nonton, ada yang nemenin. Enak lah. Cuma ya pacaran itu haram.”

“Iya emang enak. Tapi banyak bikin nyesek hatinya. Tapi kalau sekedar bisa dianter, ama temen setia juga bisa.”

“Beda lah. Kalau pacaran kan ada perasaan spesial gitu. Kalau ama temen, ya biasa aja. Ya udah lah, gak usah bahas pacaran lagi. Pacaran itu haram.”

“Sip mantap lah.”

Cerita cinta jarak jauh bisa terjadi dalam live streaming. Biasanya, wanita cantik yang menjadi target persoalan cinta jarak jauh ini. Mengapa cerita cinta jarak jauh bisa terjadi di layar live streaming? Aku tidak mengetahui dengan pasti. Yang jelas, orang yang menaruh hati adalah orang yang bertugas sebagai viewers. Tragisnya, cinta jarak jauh seorang viewers di live streaming di sambut oleh pihak host. Hal ini ini bisa terjadi karena di dalam live streaming tidak mengatur masalah jalinan cerita cinta, sekalipun cerita cinta jarak jauh.

Cinta di dalam live streaming bisa terjadi karena tidak ada aturan masalah cerita cinta, sekalipun cerita cinta jarak jauh.

Cinta hadir di live streaming pernah dialami oleh Ninis, seorang host di aplikasi live streaming yang sama dengan Dinda Clara. Tetapi, aku tidak tahu, apakah Ninis dan salah satu cowok terlibat cerita cinta jarak jauh atau tidak. Yang jelas, Ninis mendapatkan ucapan yang menyakitkan dari cowok itu. Ninis menangis di room live streaming saat live berlangsung akibat cerita cinta ini. Suasana menjadi ramai saat live berlangsung. Masalah ini terjadi karena antara Ninis dan beberapa cowok terlibat komunikasi private.

Sebagai orang yang sudah berjasa memberi give, mereka dengan enak meminta kontak pribadi seperti Whatsapp pada Ninis. Sekalipun orang yang berbeda provinsi, mereka bisa menjalin kedekatan dengan Ninis hanya lewat komunikasi private era online. Ninis pun menerima konsekuensi ini. Mau bagaimana lagi? Tentunya, mereka bisa meminta untuk menuju pada tahap hubungan cerita cinta, bisa jadi cinta jarak jauh. Kalau ditolak, mereka bisa marah. Namun, permasalah komunikasi private bisa diatasi bila mereka menjalin hubungan dengan tulus, apapun kondisi hubungannya dengan batas-batas komunikasi.

“Dinda Clara, kamu tahu kan kalau aku menolak komunikasi private? Aku tidak menyukai cerita cinta jarak jauh sekalipun mungkin kita mustahil menjalin cinta jarak jauh. Cerita cinta jarak jauh lebih kepada cerita pacaran yang bisa menyakitkan.”

No comment for Cerita Cinta Jarak Jauh Yang Menyakitkan, Oh Dinda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post to Cerita Cinta Jarak Jauh Yang Menyakitkan, Oh Dinda

Kinos, Teman Baru Cut Syifa Dalam Cerita Romantis

Posted at Oktober 24, 2018

Hari ini, aku harus berbelanja saldo pulsa. Saldo pulsa sudah di bawah 10.000. Sekarang ini, konter distributor berada di area jalan LPI Buntet Pesantren.... Read More

Doa Dan Ucapan Ulang Tahun Untuk Dinda Clara

Posted at Oktober 12, 2018

Dalam gelap malam, aku memikirkan perkataanku pada Dinda waktu itu. Ini persoalan kado doa dan ucapan ulang tahun untuk Dinda Clara yang bertepatan di... Read More

Cerita Kata Kata Cinta Buat Pacar Tersayang

Posted at Oktober 4, 2018

Aku tidak tega membangun cerita banyak seputar kata kata cinta buat pacar tersayang pada Dinda Clara Oktavia. Di samping kita tidak memiliki ikatan cinta... Read More

Blog Cerita Inspiratif Spesial Clara Oktavia

Blog Cerita Inspiratif Spesial Clara Oktavia

Posted at September 18, 2018

Bagaimana blog cerita inspiratif spesial Dinda Clara Oktavia. Tentunya, saya membahas khusus di kategori blog ini seputar cerita yang berhubungan dengan Dinda Clara. Untuk... Read More

Menolak Cerita Lucu Masa Kecil Clara Oktavia

Posted at September 16, 2018

Banyak cerita lucu di masa kecil karena masa itu adalah masa lucu-lucunya. Setelah dewasa, kita pun bisa menertawakan masa kecil kita yang dianggap cerita... Read More