HOME

Terapi Menulis Kiat Satu Kata Untuk Kekuatan Fokus

Posted at Februari 21st, 2019

Kalau dalam sebelumnya, Anda sudah memahami menulis salah. Menulis salah adalah menulis untuk memunculkan kata dan menulis secepatnya. Namun dalam bab ini adalah teknik menulis dengan kiat satu kata. Apaun kata yang melengkapinya maka jangan menghilangkan fokus 1 kata yang harus ditulis.

Terapi menulis Kiat Satu Kata ini sebagai usaha untuk pengembangan makna kata. Misalnya tentang kata setia. Maka dalam hal ini mengartikan arti setia, bagaimana setia, manfaat setia, keburukan setia dan lainnnya. Jadi benar-benar untuk fokus. Namun pengembangan makna kata dilakukan pada tahap menulis untuk publikasi tulisan di bagian ke dua dan ketiga. Bukan untuk latihan ini. karena latihan ini hanya untuk penyegaran perasaan dan pikiran.

Teknik ini benar-benar cukup menyulitkan. Lagi-lagi bila belum terbiasa. Karena harus mempertahankan fokus kata, apapun kata yang melengkapinya. Namun bila sudah melatih menulis salah, maka bisa dengan mudah melakukan hal ini. Untuk itu, bila belum menguasai menulis salah, jangan terlebih dahulu lanjut ke latihan ini.

Kenapa cukup menyulitkan? Nanti Anda bisa melihat dalam aturan-aturan.

Aturan Dalam Menulis Kiat Satu Kata

Seperti halnya Teknik Menulis Salah yang memiliki aturan, Kiat Satu Kata pun memiliki aturan. Aturan ini tentu bertujuan untuk fokus pembahasan pada satu kata.

Berikut adalah aturan yang harus dilakukan:

  • Siapkan Perasaan dan Pikiran Anda
  • Posisi Duduk Tegak
  • Harus Fokus Kata Per Kalimat
  • Mengeluarkan Kata Dengan Cepat
  • Jangan Menggunakan Media Kertas
  • Mengetik Menyesuaikan Diri Dengan Kecepatan
  • Lakukanlah Teknik Menulis Satu Kata Saat Menulis Salah

a. Siapkan Perasaan dan Pikiran Anda

Seperti halnya pada Teknik Menulis Salah, dalam Kiat Satu Kata pun harus memiliki kesiapan perasaan dan pikiran. Karena dalam hal ini ada pembatasan kebebasan Anda dalam menulis.

Kesiapan perasaan dan pikiran Anda merupakan hal lebih penting pada Kiat Satu Kata ini. Kenapa? Karena proses ini sudah tidak menggunakan teknik menulis salah. Harus menulis benar. Bilatidak siap, berarti untuk kegiatan menulis lainnya Anda tidak siap. Sedangkan seorang penulis harus siap menulis beberapa hal.

Saya seorang penulis yang sudah mengalami menulis berbagai jenis tulisan. Saya pernah menulis puisi sampai ratusan, menulis cerpen sampai puluhan, menulis artikel blog sampai ratusan, dan menulis beberapa buku walau sebagian dibagikan gratis. Nah, untuk menjalani hal seperti saya ini membutuhkan kesiapan perasaan dan pikiran. Bahkan fisik saya sendiri. Namun yang penting adalah fokus pada kesiapan perasaan dan pikiran saya sendiri. Jenuh, pasti. Namun tetap siap menulis!

Tantangan penulis memang besar. Anda perlu paham hal ini. Sehingga penting melatih menghadapi tantangan besar sejak dini.

Tahap pemula saja, Anda harus belajar kaidah bahasa, harus belajar jenis tulisan yang mau ditulis, harus mempunya kecepatan mengetik 10 jari tanpa melihat keyboard, harus rajin membaca buku, menyiakan keuangan dan sebagainya.

Bagaimana bila tahapan menengah atau profesional? Lebih besar lagi tantangannya.

Namun kalau Anda tidak siap pada tahap latihan seperti ini, bagaimana untuk kesiapan menghadapi tantangan besar lainnya?

Apakah Anda mau seperti kebanyakan penulis pemula yang hanya menulis berputar-putar di tempat tanpa perkembangan sampai akhirnya meninggalkan dunia menulis? Tentu Anda tidak mau.

Sekali lagi, karena buku ini berbentuk terapi untuk perasaan dan pikiran, maka saya mencoba untuk membangkitkan kesiapan Anda dalam latihan ini. Siapkah Anda menjalankan Kiat Satu Kata ini? Bila belum siap, maka silahkan kembali ke latihan awal dan menguasainya. Barangkali belum siap karena masih memiliki kesulitan dalam latihan menulis salah. Tahap ini untuk Anda yang sudah menguasai menulis salah dengan dosis 1 halaman per duduk secara rutin.

Bila sudah mengasai tahap menulis salah, maka harus siap menghadapi Kiat Satu Kata.

b. Posisi Duduk Tegak

Dianjurkan untuk posisi tegak dalam menulis Kiat Satu Kata kalau masih belum mampu mengetik cepat. Karena biasanya orang akan sulit mengetik cepat bila posisinya tengkurap atau duduk bersila sambil membungkuk. Apalagi orang yang baru belajar menulis maka sangat menyulitkan bila posisi tubuh tidak duduk tegak. Maka lebih baik posisi duduk tegak.

Untuk itu harus menempatkan komputer atau leptop pada meja khusus yang sesuai. Bila sambil duduk bersila maka harus memakai bangku yang tidak terlalu tinggi kakinya walaupun menggunakan laptop. Bila ingin posisi duduk di kursi maka perlu meja yang kakinya tinggi. Intinya sesuaikan dengan posisi tubuh Anda.

Namun bila Anda sudah terbiasa mengetik cepat, apalagi Anda sudah terbiasa menulis salah pada latihan di atas, maka bisa dengan posisi tubuh semau Anda. Bila sudah terlatih menulis salah, pasti bisa mengetik cepat. Walaupun akan lebih cepat bila posisi tubuh tegak.

Idealnya duduk adalah dengan posisi tegak, entah duduk bersila atau duduk di kursi. Apalagi untuk menulis di komputer/laptop maka dianjurkan untuk posisi duduk tegak. Bila sambil tengkurap akan sangat menyulitkan. Bila posisi duduk membungkuk, itu masih lebih baik daripada tengkurap.

Tentunya, ada manfaat bila menggunakan teknik duduk tegak. Anda bisa membaca kembali ke pembahasan yang di atas.

Ada perlu perhatikan punggung Anda bila duduk tegak dikursi saat menulis. Dan ini digunakan untuk segala kegiatan menulis. Bila Anda menyukai menulis dengan duduk tegak di kursi, maka Anda bisa mengandarkan punggung Anda ke sandaran kursi. Untuk itu, jangan menggunakan kursi yang tanpa sandaran. Karena akan membebani punggung Anda bila tidak ada sandaran untuk punggung. Tentunya otot akan mudah capai. Anda jangan meremehkan hal ini bila sudah rajin menulis.

Bila posisi tubuh Anda duduk bersila, maka otomatis menggunakan meja berkaki pendek. Anda bisa menjaga ketegakan duduk bila menggunakan meja khusus untuk duduk bersila. Namun rata-rata orang yang memakai laptop tidak memiliki meja khusus sebagai tempat. Orang yang mengetik dengan laptop otomatis akan mengalami duduk bersila yang membungkuk. Tentu saja bisa mengganggu kecepatan menulis bahkan berpikir.

Saran saya untuk pengguna laptop, bangku berkaki pendek setinggi satu jengkal, semacam alas duduk untuk ibu-ibu dalam mencuci pakaian. Karena saya sendiri memakainya.

Hal sepele saja seperti posisi duduk dan meja khusus sudah bisa menentukan apakah Anda penulis yang serius atau tidak. Karena, bila Anda penulis yang serius pasti akan memikirkan hal yang mendukung penulisannya. Terutama yang mendukung kecepatan menulis dan berpikirnya.

Kondisi malas menulis bisa saja karena posisi tubuh Anda bersila membungkuk atau terngkurap karena menggunakan laptop. Seperti pengalaman saya yang terasa malas dan lemas bila menulis dalam posisi duduk bersila sambil membungkuk apalagi tengkurap. Hal ini karena menggunakan laptop yang tidak memakai meja khusus. Sehingga saya lebih suka menulis dengan komputer karena sudah ada meja khusus untuk mendukung menulis.

Sehingga, Anda perlu perhatikan dalam hal ini. Jangan sepelekan bila Anda mau serius menulis. Bila menyepelekan maka tentu akan mengganggu kegiatan menulis Anda.

c. Harus Fokus Kata Per Kalimat

Bila dalam Teknik Menulis Salah adalah mengeluarkan kata dengan bebas. Apapun kata yang dikeluarkan. Kalau dalam teknik ini maka Anda harus fokus pada kata di setiap kalimat. Setiap kata harus memiliki kata yang menjadi fokus Anda.

Kenapa harus fokus? Ini ada hubungannya dengan konsistensi Anda membangun sebuah keahlian. Dalam latihan ini adalah berguna untuk menguatkan fokus. Tentu fokus pada sesuatu yang akan menjadi keahlian Anda. Dalam hal ini adalah keahlian yang mampu dituliskan

Pada akhinya Anda akan mempraktekkan teknik fokus ini untuk membuat tulisan yang siap untuk dipublikasikan. Karena ini zaman persaingan tulisan sehingga yang perlu dilakukan adalah kekuatan fokus dalam membangun konsep ilmu Anda sebagai keahlian Anda.

Banyak sekali para pemula yang sudah rajin menulis tetapi tidak fokus menulis akhirnya tumbang dalam persaingan menulis. Segala macam ditulis mengikuti perkembangan informasi yang sedang hot dibicarakan. Penulis ini tidak memiliki konsep ilmu dalam tulisan yang akan menjadi keahliannya. Pada ujungnya, penulis mengemis-ngemis untuk diberikan apresiasi oleh orang lain kalah dalam persaingan menulis.

Frustasikah? Bukankah menulis adalah terapi untuk menghilangkan frustasi? Kenapa malah dengan menulis menjadi frustasi? Apa alasannya? Satu kata saja yaitu tidak memiliki fokus. Penulis yang frustasi dengan kegiatan menulisannya karena tidak memiliki fokus dalam konsep tulisan.

Maka dalam latihan ini adalah bertujuan untuk latihan fokus. Ya, latihan fokus. Karena fokus saja perlu latihan. Dengan menggunakan Kiat Satu Kata maka dengan sendirinya terlatih untuk fokus menulis.

Memang, Anda akan berganti-ganti kata yang menjadi fokus Anda. Namun yang penting adalah fokus kata dalam setiap target per tulisan. Karena tahap latihan ini hanya sebagai penyegaran pikiran, perasaan dan tindakan Anda. Belum tahap fokus yang sesunguhnya. Tentunya, untuk memupuk kesiapan pikiran, perasaan dan fisik Anda dalam menghadapi tantangan persaingan tulisan.

d. Mengeluarkan Kata Dengan Cepat

Memang Anda harus cepat. Bila sudah bisa cepat dalam menulis salah pada latihan di atas maka akan bisa menulis dengan fokus satu kata. Kecepatan Anda dalam menulis jangan sampai berkurang ketika berlanjut pada latihan yang lebih berat. Bila berkurang maka tandanya kualitas pemikiran Anda menurun. Jelas menurun, karena kegiatan menulis ada faktor pemikiran. Bila menulis dengan cepat maka kualitas pikiran Anda memang bagus. Setidaknya bagus dalam kecepatan menghasilkan pemikiran.

Jadi, Anda benar-benar harus mementingkan kecepatan dalam latihan Kiat Satu Kata ini. Walaupun dalam tanpa harus cepat menulis pun bisa. Karena sudah menggunakan menulis benar. Tidak seperti menulis salah yang benar-benar harus cepat yang kalau tidak cepat akan kembali pada menulis benar. Tetapi, bila tidak cepat saat latihan teknik ini maka kurang memiliki efek hasil menulis seperti semangat, kuat berpikir, dan yang lainnya.

Kecepatan yang dimaksud bisa diselangi jeda. Seperti untuk titik, koma, spasi dan memikirkan sejenak. Karena dalam menulis benar harus ada jeda dalam kegiatan menulis. Tetapi, pada prinsipnya menulis cepat harus tertanam dalam hati sebagai spirit dalam menulis.

e. Jangan Menggunakan Media Kertas

Memang bisa menggunakan media kertas. Namun tidak secepat ketika menulis dengan menggunakan komputer atau lainnya. Sehingga harus menggunakan komputer atau lainnya. Jangan menggunakan media kertas dan alat tulis manual.

Apalagi mau menjadi penulis. Apa kata dunia bila menulis masih menggunakan media kertas? J

f. Mengetik Menyesuaikan Diri Dengan Kecepatan

Tentu, kegiatan mengetik harus menyesuaikan dengan kecepatan dalam memunculkan kata-kata. Sama seperti menulis salah. Bila dalam mengetik saja belum lancar maka sulit sekali menerapkan teknik ini, apalagi menulis salah. Sehingga bila sudah mahir mengetik maka akan bisa menerapkan menulis salah dan menulis fokus satu kata.

g.      Lakukanlah Teknik Menulis Satu Kata Saat Setelah Menulis Salah

Setelah selesai Teknik Menulis Salah, Anda bisa melanjutkan ke tahap Kiat Satu Kata. Tujuannya agar waktu untuk menulis yang sebenarnya tidak terganggu dengan latihan ini. Tentunya, agar bisa menghasilkan dua kali semangat menulis. Ya, Anda bisa mendapatkan dua kali semangat menulis. Hal ini penting dimiliki agar menulis sesulit apapun, seberat apaun akan terasa ringan. Karena sudah memiliki mental atau jiwa semangat.

Dosis Melakukan Menulis Kiat Satu Kata

Seperti halnya meminum sebuah obat, maka sangat baik bila disertai meminum vitamin alias suplemen. Begitu juga dalam menulis. Teknik Menulis Salah ibaratnya adalah obat. Sedangkan Kiat Satu Kata ibaratnya adalah vitamin/mineral suplemen. Tentu sangat baik digunakan bersamaan ketika sedang meminum obat.

Untuk itu, setelah Anda melakukan latihan menulis salah, dilanjutkan untuk menulis benar dengan Kiat Satu Kata. Ini adalah anjuran yang bagus yang patut Anda lakukan.

Bagaimana bila terpisah dengan menulis salah? Boleh-boleh saja. Namun tidak ada penyeimbang pikiran. Seperti halnya olahraga yang perlu penyeimbang. Seperti Anda berolahraga angkat beban. Maka perlu penyeimbang dalam berolahraga angkat beban seperti lari-lari, senam atau lainnya yang lebih berfokus pada olahraga pernafasan.

Untuk itu, penting melakukan menulis Kiat Satu Kata ketika selesai menulis dengan Teknik Menulis Salah. Tujuannya sebagai penyeimbang atau penyegar.

Anda bisa menulis sampai 100 kata saja. Kebiasaan saya saat menulis dengan Kiat Satu Kata ini hanya sampai 100 kata saja. Karena dulu tangan dan pikiran sudah cukup lelah ketika selesai melakukan menulis salah.

Kalau Anda sanggup menulis sampai 1 halaman, tentu boleh-boleh saja. Asal konsistensi kata dalam kalimat harus benar-benar dijaga. Jangan sampai ada kalimat yang tidak memiliki fokus satu kata.

Seperti halnya menulis salah, menulis fokus satu kata juga harus sekali duduk selesai. Jangan menunda-nunda untuk istrirahat menulis. Harus sekali duduk selesai.

Untuk kerutinan latihan, maka bisa mengikuti aturan latihan dari Teknik Menulis Salah. Ketika telah selesai menulis salah sampai 1 halaman maka bisa dilanjutkan dengan menulis fokus satu kata. Bila menulis salah sampai 2 kali per halaman maka menulis satu kata pun dilakukan 2 kali mengikuti yang pertama.

Pembahasan Mengenai Manfaat Menulis Kiat Satu Kata

Menulis Kiat Satu Kata adalah kegiatan menulis sebagai penyeimbangan. Penyeimbang akibat kegiatan menulis salah yang sudah dibahas di bab sebelumnya. Pada dasarnya manusia memiliki fitrah ingin hidup benar bukan hidup salah. Sehingga, untuk mengambil kondisi normal, harus melakukan menulis benar dengan Kiat Satu Kata.

Kenapa Kiat Satu Kata yang sebagai penyeimbang? Karena perubahan yang paling dahsyat menuju kebenaran menulis adalah bila ada kefokusan. Jadi, menulis benar dalam hal penyeimbang pikiran harus membutuhkan kefokusan.

Ada beberapa manfaat dalam melakukan menulis dengan Kiat Satu Kata, baik untk fisik, perasaan dan pikiran.

a. Kesehatan Fisik

Ketegangan ketika menulis salah Anda sudah merasakannya. Benar-benar melelahkan. Namun ketika berlanjut untuk menulis dengan Kiat Satu Kata maka otot Anda merasa rileks dan enteng ketika menulis benar dengan teknik ini. Juga, bersemangat dalam menulis benar.

Anda bisa merasakan sendiri ketika menulis dengan Kiat Satu Kata. Karena bila Anda belum mencoba maka Anda akan bertanya-tanya saja.

Anda akan merasakan manfaat dari Kiat Satu Kata ini, yaitu:

  • Fisik akan normal dalam kondisi segar sehabis menulis salah,
  • Me-rileks-kan otot pernafasan dan otot tangan Anda setelah menulis salah,
  • Menghormoniskan pikiran dan gerakan otot ketika mengetik, dan
  • Lebih santai melihat layar monitor ketika mengetik tanpa melihat keyboard

b. Kesehatan Perasaan

Manfaat untuk kesehatan perasaan? Apa saja untuk manfaat ini?

Anda sudah lakukan Teknik Menulis Salah sebagai bentuk pembebasan perasaan dari segala beban hidup termasuk beban tulisan. Namun setelah sudah merasakan lega, tentunya menginginkan sebuah beban tantangan lagi namun dengan kondisi yang sudah siap. Maka melakukan menulis Kiat Satu Kata ini sebagai bentuk beban tantangan yang harus Anda hadapi.

Berikut ada beberapa manfaat ketika Anda melakukan Kiat Satu Kata setelah melakukan Teknik Menulis Salah:

  • Berani mempertanggungjawabkan kesalahan Anda
  • Berani untuk benar dalam menulis
  • Mempertahankan semangat Anda dalam menulis
  • Percaya diri dengan kualitas tulisan benar Anda
  • Siap menghadapi tantangan besar dalam menulis dengan fokus pendalaman menulis

c. Kesehatan Pikiran

Ketika melakukan menulis dengan Teknik Menulis Salah, pikiran ada sedikit gangguan dalam menulis karena memang ada kecepatan menulis. Namun ketika sudah melakukan Kiat Satu Kata, tidak ada lagi gangguan dalam menulis karena sudah menulis dengan rikels namun tidak lambat.

Kecepatan menulis dalam Tekni Satu Kata ini harus dipertahankan namun tetap ada jeda waktu sebagai ruang untuk berpikir. Tentunya agar pikiran tidak berjalan lelet. Menulis lambat berpotensi menghasilkan pemikiran yang lambat. Untuk itu, tidak ada kamus lelet dalam menulis dengan ini.

Ada beberapa manfaat ketika melakukan teknik menulis fokus satu kata yang berkaitan dengan pikiran. Berikut beberapa manfaatnya:

  • Menguatkan fokus pikiran dalam menulis
  • Melancarkan pemikiran dalam menulis benar
  • Agar mampu menulis benar sesuai kebenaran pikiran Anda
  • Untuk memudahkan sambungan antar data dalam otak secara cepat

Langkah Praktis Menulis Kiat Satu Kata

Sudah dijelaskan di atas bahwa menulis benar dengan Kiat Satu Kata ini sebagai penyeimbang dari kegiatan menulis salah. Bila salah, tentu harus ada pembenarannya ‘kan? Untuk itu, setelah Anda melakukan menulis salah maka harus dilanjutkan dengan menulis benar yang berfokus pada satu kata di tiap kalimantnya.

Sebelum Anda memahami langkah praktisnya, silahkan lihat terlebih dahulu contoh menulis salah. Berikut hasilnya yang sudah saya tulis:

Keluarga masih saja ribut. Keluarga tidak bisa diandalkan menghasilkan cinta hati bersaudaraan. Keluarga adalah negara kecil yang mungil. Tanpa keluarga adalah kebinasaan keluarga kecil itu. Andai saja hidup adalah kebahagiaan keluarga mungkin tidak lagi sengsara. Aku mencintai keluarga yang memang pantas aku cintai. Biarkan keluarga menghasilkan benih-benih kecintaan antar sesama keluarga. Aku bagaiman keluarga yang hilang karena memang hidup sendiri sedari kecil. Aku menghasilkan keluarka yang tidak layak untuk hidup bersama. Biarkan ini semua terjadi ketika malam telah larut memimpikan keluarga bahagia. Aku hanya penikmat keluarga yang indah dan bahagia. Keluarga bukan kumpulan manusia

Mungkin Anda masih bingung mengenai cara mengenai Kiat Satu Kata. Baiklah, saya akan menjelaskan langkah praktis menjalankan Kiat Satu Kata.

Ada dua ketentuan dalam Kiat Satu Kata ini. Berikut dua ketentuan yang perlu Anda lakukan:

Pertama, perhatikan mengenai teknik yang dilakukan saat mengunakan Teknik Menulis Salah. Bila dalam menulis salah tidak memakai tema khusus sebagai fokus bayangan maka dalam menulis Kiat Satu Kata tidak perlu mengikutinya. Artinya dalam teknik ini jangan tidak memiliki tema. Harus memiliki tema sebagai fokus kata.

Kedua, bila dalam menulis salah memakai tema alias sebagai fokus bayangan maka tema tersebut berlaku juga sebagai fokus kata dalam Kiat Satu Kata. Misal dalam menulis salah tema yang sebagai fokus bayangan adalah tema keluarga. Maka dalam teknik ini pun harus juga membahas keluarga. Tentunya agar sesuai.

Khusus cara yang kedua, saya akan memberikan contoh hasil latihan saya.

Contoh : Teknik Menulis Salah Fokus Bayangan Sekolah

Sekolah dalam pagi yang hanya menemani penantian yang jalin dalam indah keleihan guru daripada yang lain murid tidak lagi bisa menghabiskan masa belajar dengan tenang sekagi bisa menghasilkan ilmu yang bemanfaat dalam sekolah yang masuk dalam jajaran siswa terbaik ibukota yang tidak mungkin siswa bangku melebihi jam pelajaran yang tidak lain sedangkan menghasilkan siswa tidak baik adalah dengan meracuni film yang tidak baik menghabiskan masa belajar dengan membuat

Contoh : Menulis Kiat Satu Kata Tema Sekolah

Sekolah merupakan tempat perkumpulan anak remaja yang dimulai dari sekolah SD sampai dengan SMA. Sekolah tidak lain adalah sebuah lembaga pendidikan. Sekolah memang tidak hanya ada pada sekolah pada umumnya namun menyeluruh kegiatan belajar-mengajar seperti kampus, pesantren dan lainnnya. Bisa memang menyekolahkan anak dengan berbagai cara dengan alas an bahwa ilmu bisa didapatkan dimana saja. Sekolah bukan lagi hiasan mading yang membisu menanti dibaca. Indah di masa sekolah adalah memberikan pergaulan yang saling melengkapi untuk kebutuhan kesuksesan dalam belajar.

Kiat Satu Kata bukan hanya latihan kecepatan berpikir namun juga latihan ketepatan berpikir. Untuk itu, kekuatan fokus dalam ‘kata’ sangat dibutuhkan sebagai usaha membantu dalam ketepatan dalam berpikir.

Kalau sekedar menulis benar, tidak perlu memakai fokus satu kata. Namun kalau ingin melatih ketepatan berpikir harus ada bantuan satu kata. Bahkan, bila ingin cepat menghasilkan pemikiran pun harus menggunakan bantuan ‘satu kata’ dalam setiap kalimat tulisannya.

Sehingga, tidak ada lagi Anda berpikir untuk Mengawali dan Mengakhiri. Mengawali dan mengakhiri tulisan menjadi konflik tersendiri yang dialami banyak penulis pemula. Bahkan hanya karena tidak mampu mengawali menulis, seorang pemula mengalami kesulitan menulis yang lama. Ada rasa serba salah. Namun dengan menerapkan menulis fokus satu kata maka tidak lagi mikir kemana-mana. Cukup fokus pada kata yang akan dibahas sebagai pengawalan dan pengakhiran menulis.

Berikut aturan main dalam mengawali menulis dengan fokus satu kata:

a. Teknik Tempat Lahir dan Batin

Masalah tempat lahir bisa dengan tubuh, rumah, tanah, mobil dan sebagainya. Sedangkan masalah batin seperti perasaan, pikiran, alam gaib dan sebagainya.

Anda bisa mengawali menulis dengan teknik tempat dengan tetap memperhatikan fokus kata yang sebagai tema menulis.

Saya akan mencontohkan tema sekolah sebagai fokus kata. Berikut contoh mengawali menulis teknik tempat.

Terlihat bersih lantai halaman dan ruangan kelas di sekolah. Bagaikan ruangan yang sering dibersihkan oleh para siswa yang menempati sekolah ini. Padahal, tempat sekolah ini sudah tidak pernah dipakai lagi. Entah, saya tidak mengerti kenapa sekolah tidak pernah dipakai lagi. Padahal banyak sekolah yang terpakai namun kondisi yang kotor, rusak dan bau.

b. Teknik Arah

Contoh tema sekolah dengan teknik arah sebagai awal menulis.

Sekolah favorit saya berada di sebelah timur jalan raya. Tepatnya, sekolah favorit saya berada di Jalan Perjuangan. Memang saya menyukai sekolah itu karena memang mendukung dalam aktifitas belajar saya. Sekolah yang bagus tentu akan menghasilkan kualitas  ilmu yang bagus dalam diri saya. Saya akan rajin sekolah di tempat yang terlihat strategis untuk kegiatan ekstrakulikuler.

c. Teknik Bentuk Batin dan Lahir

Bentuk dalam hal lahir bisa seperti fisik. Sedangkan masalah batin bisa seperti bentuk sifat seseorang yang diwujudkan. Contoh tema sekolah dengan teknik bentuk sebagai awal menulis.

Kini, sekolah terlihat agak rusak dan sudah penuh dengan rontokkan cat. Terlihat penuh lumut dalam sekolah yang saya tempati. Tidak ada yang mau merawat karena memang tidak ada penjaga sekolah yang bertugas merawat. Sekolah yang malang namun telah berjasa membentuk siswa menjadi penjuang. Saya menikmati belajar dengan suasana sekolah yang memprihatinkan agar saya mengerti dan merasakan kondisi yang memprihatinkan.

d. Teknik Waktu

Contoh tema sekolah dengan teknik bentuk sebagai awal menulis.

Waktu telah berlalu yang membuat sekolah saya berlalu untuk hilang. Tidak ada kenangan yang indah sampai kehancuran sekolah saya. Sekolah lenyap begitu saja tanpa bekas. Begitu menyiksa batin saya karena saya seorang siswa yang tidak patuh dalam sekolah. Sekolah malang dan saya pun terkenang-kenang. Saya mengharapkan agar waktu mengembalikan sekolah yang pernah saya tempati dahulu.

Begitu juga dengan mengakhiri, maka Anda bisa menggunakan 4 teknik di atas untuk mengakhiri. Namun biasanya kalau mengakhiri tulisan lebih mudah daripada mengawali.

Jadi, untuk mengawali dan mengakhiri tulisan sebagai penerapan Kiat Satu Kata, Anda bisa memperhatikan 4 teknik di atas. Jarang orang yang tahu teknik ini karena baru saya tulis. Mungkin ada sebagian orang yang tahu walaupun bukan dari saya. Dan saya pun tahu teknik ini bukan dari siapa-siapa tetapi dari Tuhan.

Kategori: Terapi Menulis
Tags :

No comment for Terapi Menulis Kiat Satu Kata Untuk Kekuatan Fokus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post to Terapi Menulis Kiat Satu Kata Untuk Kekuatan Fokus

Terapi Pandangan Mata Segarkan Otak dan Mata

Posted at Maret 21, 2019

Melakukan terapi Menulis Kreatif Dalam Bayangan membuat pikiran dan mata anda jenuh, terasa mampet untuk berpikir. Bahkan menulis biasa pun akan mengalami nasib yang... Read More

Terapi Menulis Kreatif Dalam Bayangan

Posted at Maret 13, 2019

Sebelum membahas lebih mendalam, saya ingin bercerita terlebih dahulu awal mula menemukan ide Menulis Kreatif Dalam Bayangan. Waktu itu saya mencoba membaca kitab (buku)... Read More

Terapi Sesuai Konflik Batin Dengan Menulis

Posted at Maret 4, 2019

Konflik batin dalam dunia menulis yang dialami para pemula biasanya yang paling bermasalah adalah di sekitar perasaan hati alias batin. Rasa tidak percaya dengan... Read More


error: Content is protected !!